Translate

Jumat, 21 September 2012

Vernal Equinox dan InOMN 2012


Vernal Equinox merupakan fenomena alam yang terjadi setiap tahunnya. Vernal Equinox sejatinya
merupakan fenomena dimana matahari pada hari itu posisi nya tepat di atas garis katulistiwa atau
dengan kata lain matahari memiliki deklinasi 0 derajat. Secara teori pada saat terjadi equinox baik
vernal equinox maupun auntumnal equinox, lama hari pada saat siang sama dengan malam.
Hal ini disebabkan saat matahari berada tepat diatas garis katulistiwa posisi kemiringan
sumbu bumi sejajar dengan posisi sumbu matahari sehingga lama penyinaran yang terjadi di
permukaan bumi baik selatan dan utara mendapatkan lama waktu penyinaran yang sama.
Hari dimana lamanya siang dan malam sama yaitu sekitar 12 jam biasa disebut juga sebagai
hari equilux. Equilux sendiri merupakan gabungan dari bahasa latin yaitu aquus(sama) dan nox(malam).
Jadi pada saat equinox terjadi, peristiwa matahari transit tepat diatas katulistiwa dinamakan equinox
dan harinya dinamakan equiluxSabtu 22 september 2012 akan menjadi hari yang sangat berkesan
bagi para pengamat langit. Di hari itu juga semua orang yang berada di bumi akan serentak mengamati
matahari dan bulan. Disiang hari, pengamatan langit ditujukan pada pengamatan matahari yaitu
saat dimana matahari mengalami equinox atau saat matahari transit di atas garis katulistiwa dan
saat malam menjelang pengamatan langit ditujukan pada pengamatan bulan yang dilakukan serentak
oleh semua pengamat langit di seluruh belahan dunia atau yang lebih dikenal sebagai InOMN
(International Observe the Moon Night).

Posisi kemiringan sumbu bumi yang sejajar dengan kemiringan sumbu matahari. Dok : Kafe Astronomi.com
Bagi sebagian orang, peristiwa equinox sering disebut sebagai hari tanpa bayangan. Disebut demikian
karena pada saat saat matahari tepat diatas kepala (zenith) di kawasan katulistiwa, semua
bayangan yang memiliki posisi tegak lurus dengan zenith tidak akan memiliki bayangan karena
posisi penyinaran sejajar terhadap objek yang disinari. Pada fenomena equinox, hari tanpa bayangan
hanya dapat dibuktikan di lokasi-lokasi geografis yang memiliki garis lintang 0 derajat seperti di
pontianak dimana saat matahari tepat diatas zenith tongkat yang tegak lurus tidak akan memiliki bayangan.
Disore hari, saat matahari telah lelah tenggelam
di ufuk barat dan sang rembulan pun muncul
menggantikan matahari menyinari sisi-sisi bumi
yang gelap. Ditanggal yang sama 22 september 2012 seluruh pengamat langit yang tersebar diseluruh
dunia akan mengamati bulan secara serentak
pada hari dan tanggal yang sama. Sebutlah namanya International Observe the Moon Night atau InOMN.
InOMN sejatinya merupakan kegiatan yang diadakan
oleh para ilmuwan, pendidik dan pengamat bulan baik
dari pemerintahan maupun non kepemerintahan di seluruh dunia untuk mengamati bulan bersama-sama. Beberapa mitra yang mendukung diadakannya InOMN adalah  Astronomical Society of the Pacific (ASP), EU-Universe Awareness (UNAWE), Lunar and Planetary Institute.
Selain itu InOMN juga ditujukan untuk memperingati
neil armstrong sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki nya dibulan. mengamati bulan tidak harus menggunakan teleskop. Namun dengan
mengamati nya secara langsung menggunakan mata tanpa alat bantu optik, juga sudah termasuk dalam partisipasi InOMN. Tujuan diadakannya InOMN adalah untuk merangsang agar masyarakat di seluruh dunia
mulai peduli dengan benda-benda langit khususnya bulan sebagai satelit alam bumi kita.
Jika anda mengikuti pengamatan InOMN, kami menyarankan anda dapat mendaftarkan Club, organisasi
maupun institusi anda sebagai report bahwa anda akan turut serta mengamati bulan. Hal ini dilakukan
sebagai salah satu wujud upaya agar di indonesia juga mengadakan pengamatan bulan bersama-sama.
Selamat mengamati langit dan salam astronomi indonesia!!! Happy Skygazing guys!!! :)

1 komentar: